POLHUKAM - Desk Pemantapan Wawasan Kebangsaan

Pengembangan Demokrasi

demokrasi-2

Dalam mengembangkan demokrasi di Era Reformasi, kita harus tetap berpijak pada landasan dan tujuan nasional sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Demokrasi yang kita laksanakan adalah demokrasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Demokrasi kita memberi ruang dan tempat yang terhormat pada perbedaan pendapat. Perbedaan pendapat itu untuk memperkaya pandangan dan wawasan kita, untuk menyegarkan tubuh kita sebagai bangsa dalam memperoleh jawaban terbaik dari masalah-masalah yang kita hadapi bersama.

Perbedaan pendapat adalah unsur penting dari demokrasi. Tetapi, perbedaan pendapat itu bukan kita biarkan menjadi benih yang akan memecah belah PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA. Beda pendapat yang hanya beda pendapat, justru bisa menghancurkan demokrasi. Sebagai negara hukum, demokrasi ada aturannya yang ditetapkan UUD1945 dan dijabarkan dalam Undang Undang. Tanpa aturan dan memenuhi aturan, maka yang akan terjadi adalah anarki, bukan demokrasi. Demonstrasi atau unjuk rasa tidak dilarang. Pemerintah pasti menindak siapa saja yang menimbulkan kerusakan dan kekacauan. Jika unjuk rasa itu menghasut, apalagi menyebarkan rasa benci kepada kelompok tertentu yg bernuansa SARA. Kita tidak menyetujui sikap mana pun yang berkehendak melakukan penekanan dengan cara yang tidak demokratis untuk memaksakan kehendaknya. Kita terus berupaya untuk makin mematangkan demokrasi yang disemangati oleh moral Pancasila. Arti Pancasila sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia, terutama dalam era persaingan global yang penuh dinamika. Kita memerlukan sikap waspada, karena keterbukaan masyarakat yang ada dalam arus globalisasi, tidak mustahil akan menggoyahkan sikap bangsa Indonesia terhadap Ideologi nasional. Kalau kepercayaan kita terhadap Pancasila sampai pudar, tentu menimbulkan akibat yang tidak diinginkan dan berdampak negatif yang sangat besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, kita harus terus menerus tanpa mengenal lelah, melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan kehidupan demokrasi dan mempersiapkan kader-kader bangsa agar pembangunan dapat terus berkelanjutan dan cita-cita bangsa untuk mencapai masyarakat adil dan makmur dapat diwujudkan.

(Deputi VI/Kesbang-Arief PM)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Pengembangan Demokrasi