POLHUKAM - Desk Pemantapan Wawasan Kebangsaan

Makna Kepahlawanan

logo-harwan-2016

  1. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Peringatan ini merupakan momentum sangat penting untuk mengingat jasa para pahlawan dan pejuang, serta menanamkan ingatan kembali kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
  2. Cinta tanah air, rela berkorban dan berani merupakan nilai-nilai kepahlawanan yang umumnya ingin dimiliki oleh masyarakat, khususnya generasi muda;
  3. Cinta tanah air, berarti cinta pada negeri tempat memperoleh kehidupan. Seseorang yang cinta tanah air, berusaha agar negerinya aman, damai dan sejahtera.
  4. Sikap rela berkorban, berarti harus mampu mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi/golongan dengan rela menolong sesama warga, bersedia menyumbangkan tenaga, pikiran, keahlian, kemampuan dan materi untuk kepentingan negara dan bangsa, serta yakin pengorbanannya tidak sia-sia;
  5. Berani, berarti mempunyai keyakinan hati yang mantap dan percaya diri yang besar, dalam mengambil suatu keputusan dan tindakan yang akan mempunyai resiko bahaya dan kesulitan bagi dirinya sendiri, dengan memperhitungkan resiko yang timbul.
  6. Bangsa Indonesia berani melawan penjajah untuk memperoleh dan mempertahankan kemerdekaannya melawan penjajah, dengan resiko mengorbankan harta benda, darah, air mata dan bahkan nyawanya, sebagaimana para pahlawan kita pada peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, sehingga setiap tanggal 10 November tersebut diperingati sebagai Hari Pahlawan.
  7. Mewujudkan nilai-nilai kepahlawanan harus juga didukung dengan sikap disiplin, bekerja keras, pantang menyerah dan fokus terhadap apa yang ingin diperjuangkan;
  8. Nilai-nilai kepahlawanan itu dapat ditumbuhkan di mulai dari diri sendiri dan keluarga dalam lingkup yang kecil. Selanjutnya dapat dikembangkan diantara sesama kelompoknya atas kesamaan hobby, minat, profesi dan meluas sampai organisasi kemasyarakatan, partai politik dan lembaga Pemerintah dari pusat dan daerah yang menyangkut lembaga supra struktur, infra struktur dan sub struktur;
  9. Berbagai bidang profesi dapat mewujudkan nilai-nilai kepahlawan tersebut seperti anggota TNI, Polisi, guru, dosen, ulama, santri, pedagang, nelayan, petani, pelajar/mahasiswa dan elemen kelompok rakyat lainnya. Mereka sesungguhnya sebagian besar telah mewujudkan nilai-nilai kepahlawanan dengan melakukan upaya Bela Negara sebagaimana amanat UUD 1945;
  10. Setiap orang pasti bisa untuk mewujudkan nilai kepahlawanan, misalnya seperti membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana alam yang sering melanda negeri kita. Demikian pula, dalam bidang sosial-ekonomi untuk membantu warga masyarakat yang belum sejahtera;
  11. Esensi Kepahlawanan adalah bersikap dan berbuat, serta bertindak yang terbaik dan berguna bagi bangsa dan negara agar generasi muda dapat menjadi patriot dan pahlawan masa kini dan mendatang bagi NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945;
  12. Mari kita bangkitkan dan melaksanakan semangat nilai-nilai kepahlawanan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian, berlandaskan gotong royong sesuai Visi Kabinet Kerja 2014-2019.

 

 

   Jakarta, 8 November 2016

                                                                                                                                              Dep.VI/Kesbang (Arief PM)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Makna Kepahlawanan