belneg padang 1

Padang – Deputi VI/Kesbang didampingi Asdep 4/VI Koordinasi Kesadaran Bela Negara menghadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2016 yang diselenggarakan di Kota Padang, Sumatera Barat, tepatnya di Lapangan Imam Bonjol yang diikuti sekitar 3000 orang terdiri dari unsur TNI, Kepolisian, Satpol PP, Kader Bela Negara, Organisasi Massa, Mahasiswa, dan Pelajar.

Sebagai inspektur upacara adalah Menteri Pertahanan mewakili Presiden RI yang pada saat bersamaan berhalangan hadir. Dalam sambutannya Menhan mewakili Presiden menegaskan masyarakat dapat berperan aktif dalam tugas bela negara. Namun tugas yang terpenting saat ini adalah mengatasi kemiskinan.

“Pengabdian para guru, bidan dan tenaga kesehatan di pelosok tanah air, perbatasan dan pulau terluar adalah bentuk mulia bela negara,” kata Menhan, Senin (19/12/2016).

Menurutnya, bela negara tidak hanya berperang seperti zaman perjuangan kemerdekaan. Tugas berat yang menanti adalah memastikan kesejahteraan masyarakat yang merata.

Dalam upacara tersebut, dibacakan pula Ikrar Bela Negara oleh peserta upacara yang memakai pakaian adat dari masing-masing provinsi di Indonesia, yang berbunyi:

Kami warga negara Indonesia, menyadari sepenuhnya bahwa, dalam rangka menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Demi kelangsungan hidup NKRI, berjanji untuk selalu bertindak dan berperilaku.

Satu, mencintai tanah air.
Dua, memiliki kesadaran berbangsa, dan bernegara.
Tiga, yakin kepada Pancasila sebagai ideologi negara.
Empat, rela berkorban bagi bangsa dan negara.
Lima, memiliki kemampuan dasar bela negara.

Disamping pembacaan ikrar bela negara, dalam upacara tersebut juga dimeriahkan sajian drama kolosal yang menggambarkan peristiwa Agresi Militer Belanda ke II, terbentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sampai penetapan Hari Bela Negara.

Pada saat yang bersamaan, di Istana Merdeka Presiden Jokowi memimpin Rapat Terbatas yang salah satunya membahas Paparan Menko Polhukam tentang Pemantapan Bela Negara. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa akan dilakukan revitalisasi terhadap Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) untuk melaksanakan tugas pemantapan bela negara.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *