Menko Jombang

Jombang, deskwasbang.polkam.go.id – Dalam rangka menjalin silaturahmi pemerintah dengan para alim ulama, pada hari Rabu, 16 Maret 2016, Menko Polhukam melaksanakan serangkaian Silaturrahim ke tiga pondok pesantren di Jombang, Jawa Timur. Dalam kunjungannya Menko Polhukam menyampaikan tiga hal yaitu bahaya narkoba, terorisme dan pengawalan dana desa.

Menko Polhukam berpesan agar kalangan kiai pesantren ikut mengawasi penggunaan dana desa yang telah dikucurkan pemerintah pusat. Terkait masalah terorisme, pemerintah sudah melakukan upaya menangkal gerakan radikalisme dan terorisme dengan sangat baik. Dalam hal ini, peran kiai NU untuk menangkal terorisme sangat besar. Apalagi pesantren adalah pilar penting dalam organisasi NU. Soal bahaya narkoba, Menko Luhut mengatakan, narkoba kini telah memasuki semua lini, tidak hanya pejabat, bahkan disinyalir sudah masuk ke kalangan pesantren. “Di salah satu pesantren di Jember Jawa Timur, saya diberitahu bahwa narkoba sudah masuk ke kalangan pesantren,” ujarnya. Oleh karena itu, Menko Polhukam meminta kalangan pesantren melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran narkoba.

Dalam safarinya ke Jombang, Menko Polhukam mengunjungi tiga pesantren yakni Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, dan Pesantren Tebuireng. Selain itu, Luhut juga menyempatkan ziarah ke makam presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Merespon harapan pemerintah, ulama pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Provinsi Jawa Timur menyampaikan sikap:
1.  Meminta kepada pemerintah untuk benar-benar menjalankan gerakan revolusi mental secara kaffah (konkret) dan terukur
2.  Mendukung sepenuhnya upaya pemerintah dalam menumpas gerakan yang dapat mengancam Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD NRI Tahun 1945.
3.  Mendukung sepenuhnya upaya pemerintah dalam menanggulangi gerakan radikalisme, terorisme, dan liberalisme.
4.  Mendukung sepenuhnya upaya pemerintah dalam memberantas narkoba dan sejenisnya yang dapat merusak masa depan bangsa
5.  Mendukung sepenuhnya upaya pemerintah untuk memblokir situs-situs yang dapat mengancam keutuhan bangsa dan merusak moral generasi yang akan datang.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *