FGD Belneg 1

Jakarta – Kedeputian VI/Kesbang melalui Asdep Koordinasi Kesadaran Bela Negara melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion guna menindaklanjuti arahan Menko Polhukam terkait revitalisasi Dewan Ketahanan Nasional untuk melaksanakan pembinaan bela negara. Kegiatan FGD yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta pada tanggal 21 Februari 2017 tersebut mengambil tema, ”Terwujudnya Struktur Organisasi Wantannas yang Efektif dan Efisien untuk Melaksanakan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pengendalian Terhadap Kementerian/Lembaga dalam Pembinaan Bela Negara”.

FGD yang dipandu moderator Asdep Koordinasi Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam, I Dewa Ketut Siangan, menghadirkan tiga orang narasumber, yaitu : Rektor Universitas Siliwangi, Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir.,M.S, Direktur Bela Negara, Ditjen Pothan Kemhan, Laksma TNI M. Faisal, dan Asdep Asesmen dan Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Kelembagaan dan Tata Laksana Polhukam dan Pemda, Kemen PAN dan RB, Nanik Murwati, SE, MA. FGD juga dihadiri oleh 25 orang peserta dari perwakilan kementerian/lembaga terkait, dan beberapa Pejabat Eselon II Kemenko Polhukam.

Dalam pidato pembukaan Deputi VI/Kesbang yang dibacakan Asdep Koordinasi Kesadaran Bela Negara, ditegaskan bahwa saat ini tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan bangsa, sifatnya sudah multidimensi, ancaman tidak lagi bersifat konvensional atau fisik semata, akan tetapi sudah berkembang baik fisik maupun non fisik. Ancaman berkembang menjadi bersifat multidimensi karena karakter ancaman dapat bersumber dari ideologi, politik, ekonomi, maupun sosial budaya. Untuk itu diperlukan ketahanan nasional yang tangguh dari sebuah bangsa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka menghadapi ancaman dan tantangan tersebut adalah melalui peningkatan kesadaran bela negara dari seluruh lapisan masyarakat yang juga akan mendukung tercapainya ketahanan nasional.

Disampaikan pula bahwa, bersamaan dengan peringatan hari bela negara tahun 2016, pada tanggal 19 Desember 2016, Menko Polhukam pada Sidang Kabinet Terbatas telah memaparkan kepada Presiden tentang Rencana Pemantapan Bela Negara bagi seluruh komponen masyarakat, dan Presiden telah menyetujui untuk merevitalisasi Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) agar mampu melaksanakan pembinaan dan pemantapan bela negara dengan mengoordinasikan, menyinkronisasikan, dan mengendalikan seluruh Kementerian/ Lembaga.

Sehubungan dengan itu, Menko Polhukam melalui Kedeputian VI/Kesbang memandang perlu untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut dengan melaksanakan berbagai kegiatan pembahasan termasuk melalui pelaksanaan FGD yang diselenggarakan saat ini.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *